Jumat, 04 Januari 2013

Safari Dakwah di Serambi Madinah, Tapin Kota Rantau Kalimantan Selatan

Tepatnya pada hari  Senin, 24 Desember 2012 safari dakwah pun dimulai. Perjalanan dakwah tim Taman hati MNCtv menuju Banjarmasin Kalimantan Selatan. Bupati Kabupaten Tapin kota Rantau dan jajarannya mengundang Taman Hati untuk mengisi acara inti dalam Special Event Mother's Day - Peringatan Hari Ibu. 
Boarding pass jam 5.30 wib sudah pasti harus stand by di bandara lebih awal. jam 3.00 wib sudah meluncur menuju bandara Soetta dengan mata yang terlihat masih mengantuk ^_^ Dalam hal ini, pepatah inggris yang mengatakan 'better late then never' agaknya kurang jitu, karna lebih ampuh apa yang dikatakan ibu 'datang lebih awal lebih baik ari pada telat'. Yups, on time... and keep on time, ok..
Oiya, sebelumnya ibu tercinta sudah menyiapkan baju yang akan kami kenakan untuk keberangkatan menuju Banjarmasin. Bahan yang diberikan oleh murid mengaji ibu selesai dijahit dan siap dikenakan. Specialnya, murid ibu kini tinggal di Banjarmasin dan sebelum berangkat dan tinggal disana, Murid Ibu memberikan bahan   khas Kalimantan, ibu meminta doa dari Ibu Nurdin (nama murid ibu) yang kini tinggal di Banjar Baru agar tidak hanya pemberian bahannya yang sampai ditangan ibu, tetapi orangnya pun bisa sampai ke sana. Alhamdulillah... doa ibu diijabah Allah.. karenanya, baju yang kami pakai ada terdapat history yang luar biasa. 
Sesampainya di bandara Soekarno Hatta terminal 1A sudah menunggu tim Taman hati yang siap untuk mengurus boarding pass saya dan ibu. Waktu sholat subuh pun tiba, lalu menunggu kembali dan persiapan untuk take off. Bismillah.. Semoga Allah lancarkan semuanya dan selamat pergi dan kembalinya. amin.

Di bandara Soekarno Hatta, Yuk, siap2 Boarding Pass dan Take off  to Banjarmasin

Alhamdulillah pesawat landing di Syamsuddin Noor Banjarasin dengan selamat. Seperti perjalanan dakwah sebelumnya, berpose di bandara adalah wujud syukur dapat sampai untuk silaturahim ke daerah yang dituju. seperti firman Allah, QS. Al Jumu'ah ayat 10 "Faidza qudiyatissholatu FANTASYIRU FIL ARDHI wabtaghu minfadlillah…”. Dalam ayat yang turun 1400 tahun lebih yang lalu ini, kata-kata FANTASYIRU FIL ARDHI = “bertebaranlah di muka bumi”, mengandung arti bahwa kesuksesan itu tidak ditunggu, mau tidak mau harus dikejar, dicari dan diikhtiarkan. Konsepnya, berikhtiar sekuat-kuatnya atas proses lalu bertawakkal atas hasilnya. Bismillah... semoga kesuksesan acara hari ini dapat kita raih. Luasnya bumi Allah.. semoga bersama ibu juga dapat mengelilingi Bumi Allah yang teramat luas... indahnya ^_^ Amin ya Allah...


Alhamdulillah sampai di Bandara Udara Internasional Syamsuddin Noor 
Pose bersama Ibu dan Bapak Produser Taman Hati


Perjalanan tidak terasa dari Jakarta menuju Banjarmasin kurang lebih 1 jam. Alhamdulillah... syukur kepada Allah... sesampainya di Bandara Banjarmasin bertemu dengan ibu Nurdin (berkerudung coklat tua) dan panitia acara yang menjemput. Bercerita bahagia dan bernostalgia semasa ibu Nurdin belajar mengaji di Depok dulu. Kami dan ibu Nurdin berpisah dan akan bertemu lagi ba'da zuhur dalam acara inti di Masjid kabupaten Tapin. Perjalanan darat kali ini dari Bandara menuju rumah Bupati kira-kira 3 jam. Cukup untuk istirahat namun seperti teramat sayang jika selama diperjalanan mata ini terpejam lelah dan tidak melihat pemandangan kanan kiri jalan. Karena, biarkan mata ini terbuka ibarat jendela yang melihat pemandangan sepanjang jalan Banjarmasin yang indah.. ^_^
Sesampainya disana kami, ibu Bupati sudah mempersiapkan aneka makanan khas Banjarmasin, yang utama adaah soto Banjar ^_^ penuh santan namun enak, kami pun makan bersama-sama. Tidak hanya sampai disitu... moment makan bersama hadir lagi, setelah kami sudah siap untuk berangkat menuju lokasi acara. Makan lagi yu.... Duh, khawatir tambah chubby dan bobot badan yang gemuk.. tapi tak apa lah, moment makan bersama akan terus dikenang, terlebih warna busana yang dikenakan untuk perform ba'da zuhur sama dengan warna taplak di meja jamuan makan rumah Bupati  ^_^ Jodoh warna ya... 
Makan siang bersama di rumah Bupati Tapin Kota Rantau Banjarmasin
Berpose bersama  Istri dari Bupati KAB. tapin Baak Drs. H. Indris Nurdin Halidi, MAP
Yakni Ibu Hj. Elin Herlina, SH

Ada yang tahu tidak, apa nama menara masjid yang terunik di dunia? dan ada dimana? ayo... siapa yang tahu? Yups betul sekali namanya menaranya adalah menara Masjid Raya Nurul Falah letaknya di kabupaten Tapin kota Rantau Banjarmasin. Subhanallah...  benar-benar unik dan menarik, sehingga banyak kalangan menyebutkan sebagai menara paling unik di dunia.Sebab satu-satunya menara masjid yang berada di tengah jalan negara yang juga berfungsi sebagai tugu perempatan jalan  antara Banjarmasin-Hulu Sungai-Kota Rantau. Menara plus tugu perempatan setinggi 30 meter itu di atas berbentuk kubah di dalam kubah itu terdapat 4 buah corong, sehingga ketika kumandang adzan dilantunkan, keempat penjuru itu terdengar jelas.Tentu saja sering orang berfoto di menara yang berada di samping kiri masjid megah tersebut. Tapi sayangnya... kami tidak sempat berpose dengan background menara masjid ^_^ karena banyak dan padatnya jama'ah sehingga tidak terfikirkan untuk berpose disana. Mau melihat bagaimana uniknya, gambarnya diambil di mr. google ya... 

Menara Masjid Raya Nurul Falah Tapin. Terunik di Dunia
Lokasi acara peringatan hari ibu di masjid raya Nurul Falah Tapin di hadiri oleh 5000 jama'ah
Jama'ah yang menghadiri acara peringatan hari ibu jumlahnya 5000 orang, panitia sudah mempersiapkan dua panggung yakni diluar halaman masjid dan di dalam masjid, prepare jika hujan turun maka kami akan dialihkan ke dalam masjid. Jama'ah yang hadir dari berbagai macam usia, organisasi, element masyarakat dan tempat tinggal. Mereka berkumpul bersama untuk mendengarkan tabligh akbar tentang kemuliaan para ibu. Istimewanya yang lebih banyak jumlahnya adalah kaum ibu. semangat ya para bunda ^_^ 

Ibu Bupati sekaligus ketua PKK kab. Tapin - ibu Hj. Elin Herlina, SH
memberikan sambutan dilanjutkan tabligh akbar tentang kemuliaan ibu
Ibu Bupati memberikan sambutan kepada masyarakatnya, ibu Bupati juga sebagai ketua tim penggerak PKK yang selalu semangat dalam membina para ibu untuk menjadi ibu yang aktif dan kreatif serta inovatif. Usai Ibu Bupati memberikan sambutan saatnya menuju acara inti yakni hikmah dari penringatan hari ibu, tabligh akbar yang mengupas mengenai keistimewaan para ibu.

Antusias masyarakat untuk menghadiri tabligh akbar di masjid Nurul Falah Kota Rantau

Selama acara berlangsung, jama'ah tetap setia untuk mendengarkan ceramah dan mengikuti jalannya acara sampa dengan doa penutup. Para aparat keamanan selalu siaga untuk mengawasi keadaan agar jalannya acara tetap berlangsung dengan baik. 

Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar - Pose bersama Bapak dan Ibu Bupati kab. Tapin 
Bapak Drs. H. Indris Nurdin Halidi, MAP dan  Ibu Hj. Elin Herlina, SH

Usai di penghujung acara, para jama'ah mulai menghampiri kami untuk berpose bersama hingga di dalam mobil siap untuk kembali ke rumah Bupati masih saja ada beberapa jama'ah yang mengambil gambar lewat kamera digital atau handphone mereka. Namun itulah yang paling menyenangkan, dapat menjalin silaturahim.
Sesampainya di rumah Bapak dan Ibu Bupati, hidangan berikutnya sudah menanti. Makan lagi... makan lagi... tidak boleh menolak rezeki, persiapan mereka pastinya maksimal dan jerih payah itu tidak boleh diabaikan. Usai mencicipi hidangan yang disediakan, saya berpose bersama Bapak dan Ibu  Bupati kabupaten Tapin. Senyum ceria selalu ^_^
Pose bersama Bapak Ibu Bupati kabupaten Tapin kota Rantau 
Bapak Drs. H. Indris Nurdin Halidi, MAP dan  Ibu Hj. Elin Herlina, SH 
 pose bersama para Ibu Camat dan penggerak PKK

Saatnya kembali ke Jakarta, perjalanan pulang pun dimulai. Tapi sebelum itu, tidak lengkap rasanya jika tidak mendokumentasikan kebersamaan kami bersama Bapak dan Ibu Bupati serta Ibu-ibu Camat juga Ibu-Ibu PKK. InsyaAllah semoga tali silaturahim ini tak akan berakhir dan tetap menjalin ukhuwah islamiyah ^_^ Hanya dengan kata-kata rasanya tak mampu terungkapkan, untuk mengucap 'Terimakasih untuk semuanya' kepada Bapak dan Ibu Bupati beserta jajarannya ^_^
Bismillah... mengawali perjalanan pulang ke Jakarta. Senyuman keceriaan bersama ibu dan tim Taman Hati MNCtv merupakan kebahagiaan tak terhingga untuk pengalaman dakwah satu hari di Kabupaten Tapin, Kota Rantau Banjarmasin. Keep Spirit Dakwah and Ukhuwah ^_^

Terimakasih untuk Safari Dakwah ke Banjarmasin - Berpose bersama Ibu tersayang
Juga Tim Taman Hati MNCtv.  Bapak produser MNCtv dan Bag. talent
Alhamdulillah, tiba kembali di Bandara Soetta ^_^








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)