Senin, 06 September 2010

Da'iah Lulu Susanti S.Pd.I, M.Ag

Lulu Susanti Bersama Kakak Tersayang, Tia Mutiara

 Lulu Susanti  adalah putri ke-2 dari 2 bersaudara. Ibunya Hj. Tetty Hanafie adalah Seorang Guru ngaji dan kepala Sekolah RA. Kembang 2. Ayahnya adalah seorang TNI AD setelah pensiun kembali menekuni kegemarannya dalam bidang olahraga Bushido Karate, beliau membuka perguruan Ilmu beladiri menjadi pelatih karate RANTING 20 Sidamukti Depok. Karenanya Kesehatan batin dan lahir sudah dilatih sedari kecil.
Lulu Susanti, KARATE adalah Hobi yang Mengasyikan
Semenjak kecil Lulu Sudah terbiasa dengan lingkungan TPA disiplin belajar mengaji dan dengan semangat menghafal al Quran. Bersama ayahnya, Lulu dilatih fisik untuk menjadi karateka penyandang sabuk hitam. Lulu dan Kakaknya, Tia mengikuti 2 perguruan ilmu beladiri sekaligus yakni INKAI FORKI dan FKTI. Bagi Lulu Karate adalah hobi yang mengasyikan, dengan karate mendapat 3 keistimewaan, Olahraga kesehatan, Beladiri dan Prestasi. 
Prestasinya dalam bidang olahraga Karate tidak diragukan lagi, Menjadi atlet dalam Kejuaraan antar Cabang, Porkot sampai KEJURDA. 
Pengalamannya dalam bidang Karate membangun minat Lulu untuk menuturkan kisahnya dalam bentuk karya tulis. Seorang Lulu Karateka yang tomboi menjadi Pendakwah dengan busana yang feminin. Kenapa? Bagaimana kisahnya? Apa yang membuatnya tertarik dengan dunia dakwah? Jawabannya ada dalam buku 'KARATEKA MENUJU MIMBAR DAKWAH' yang diterbitkan pada tahun 2009-2010. 
BBakat menulisnya diawali dari hoinya semenjak Lulu duduk dibangku MI / Madrasah Islamiyah (setara dengan SD). Lulu terbiasa menulis cerpen dan cerbung ketika di pondok Pesantren selama 6 tahun, setelah lulus pesantren ia bergabung dalam FLP / Forum Lingkar Pena Depok. Alhamdulillah inilah awal Lulu memberanikan diri untuk berdakwah dengan tulisan.
 Buku untuk yayasan (Buku Kumpulan Lagu TK dalam  3 BahasaBuku Hafalan Surat-surat Pendek Al Quran dan Hadits untuk TKBuku Kosakata Bahasa Arab -  Inggris untuk TKkhususnya RA. Kembang 2 menjadi karya perdananya sebelum buku Karateka Menuju Mimbar Dakwah.  Buku karya Lulu mendapat sambutan baik dari tokoh masyarakat dan alim ulama, menjadi Endorse dalam cover bukunya, antara lain Mamah Dedeh, Ust. Feliz, Ustz. Sitaresmi, Mba Siwi dan kakek tersayang sebai inspirator terbesar dalam hidupnya, Alm. KH. Moch Imam Hanafie.
Buku 1 Lulu Susanti - KARATEKA MENUJU MIMBAR DAKWAH tahun 2009 - 2010
Buku 2 Lulu Susanti - MEMBANGUN KARAKTER ANAK 

Lulu mengenyam pendidikan di MI Darul Falah Sidamukti Depok , Ponpes Daruttaqwa Cibinong – Bogor , D2 PGTK Nurul Fikri, Jakarta BP SDM CITRA Program Sinematografi, Jakarta, S1 fakultas Tarbiyah IAI. Al-Aqidah, Jakarta , S2 Ilmu Tafsir. Institut PTIQ Jakarta . 
Hidup bagi Lulu adalah Tantangan, Pengalalaman dan Pengabdian. Tantangannya adalah melawan rasa takut dalam dirinya sendiri, rasa minder, rasa malu untuk maju. Karenanya ketika di ponpes ia membuat semangat cita-cita yang divisualisan dengan tema '10 FUTURE MAPPING' ada 10 cita-cita salam hidupnya, tantangan dalam hidupnya, tak boleh menyerah, minder apalagi tak yakin.
 Lulu memiliki 10 cita-cita, antara lain : Guru, Film Maker, Pelukis, Penyiar radio, Senpai atau Pelatih karate, Penulis, Pembina Pramuka, Aktris, Pendongeng, Penceramah. Alhamdulillah semua cita-citanya terwujudkan .
Jalan menuju berkah hidup dunia dan syurga akhirat adalah Ibu  
Kedua hidup baginya adalah Pengalaman, ia belajar tanpa henti, mengikuti kursus untuk melatih dirinya menjadi lebih kreatif dan memiliki keterampilan diri. Allah Swt memberikan kecerdasan yang beragam dan banyak, manusia hanya mengatahui sedikit sekali, antara lain penelitian Howard Gardner tentang 'Kecerdasan Majemuk' Kecerdasan Kinestetik, Bahasa, Intrapersonal, Interpersonal, Logis matematik, dll.
Lulu amat sangat ingin mencoba mengasah kecerdasan  dari berbagai macam bidang, terutama dalam bidang bahasa yakni seni bercerita, semua butuh ilmu dan untuk menggapainya menjadi tokoh proses sejarah pengalaman yang dibangun dengan semangat dan perjuangan. 
Al Lu'lu Islamic Event Organizer sebagai wadah pengembangan bakat anak dalam bidang Seni Islami
Pepatah Arab mengatakan, "Al Ilmu bila 'amalin kasy syajarin bila tsamarin." Ilmu yang tidak diamalkan ibarat pohon yang tidak berbuah. Di Lingkungannya Lulu tidak hanya mengajar TPA dan TK. Lulu juga menjadi pelatih Karate dengan membuka Ranting 20 Sidamukti. Minat mengaji anak tidak hanya sampai lulus SD, karenanya bagi remaja SMP dan SMA di lingkungannya, Lulu mendirikan program pengajian keliling 'BUNDAR' Bunda dan Remaja setiap sebulan sekali di malam minggu. Untuk anak-anak yang memiliki keinginan untuk mengembangkan bakatnya dalam seni Islam, Lulu membuka wadah 'Al Lu'lu IEO / Islamic Event Organizer' Dimana anak-anak SD, SMP dan SMA / sederajat dapat mengaprisiasikan dirinya untuk bermain peran dalam drama Islami, Lenong Dakwah dan Nasyid. 
InsyaAllah, Kegiatan social berikutnya adalah memberikan pelatihan mendongeng bagi para Pengajar, Pendidik, Orangtua. Yang baru dilaksanakan program 3M, Metode Mendongeng Menyenangkan adalah di Tanjung Bintang, Lampung dan Depok.

Lulu Susanti S.Pd.I, M.Ag
Lulu Susanti menyelesaikan studi master degree / paskasarjana di IPTIQ. Jakarta Fakultas agama Islam, konsentrasi Ilmu Tafsir. Tesisnya yang berjudul 'Membangun Kecerdasan Spiritual Anak Melalui Kisah dalam Al Qur'an' menjadi amanah besar dalam langkah dakwahnya, sehingga dakwah tidak hanya bagi kaum ibu dan remaja namun bagi anak-anak dengan metode mendongeng atau berkisah. 
Inilah arti hidup baginya yakni pengabdian dalam dunia dakwah, tanpa henti Rosul mengajak umat manusia untuk menuju keselamatan / Islam. Semangat Rosul yang dikisahkan dalam Sirah Nabawiyah menunjukan betapa indahnya akhlaq Rosul, semangat juang dan penuh pengabdian dalam menegakan kalimatullah. InsyaAllah, semoga Allah mudahkan jalan dakwah kita, aaamiiinnn..
Kegiatan dakwah Lulu Susanti berawal dari ilmu retorika dakwah yang didapatkannya di Pondok pesantren Daaruttaqwa selama 6 tahun, kemudian mengikuti kejuaraan Pidato mewakili Ponpesnya (Kejuaraan Pidato se Kota Bogor). Dilanjutkan mewakili kota Jakarta dalam Dai Daiah di TPI. Alhamdulillah, pengalaman yang berharga menjadi proses pembelajaran bagi Lulu dalam berdakwah. 
Lulu mulai dakwah keliling jadebotabek pada tahun 2003 kemudian pada tahun 2006 mulai berdakwah keliling indonesia hingga pada tahun 2011 mengawali dakwahnya ke luar negeri di Negara Brunei Darussalam. 
Roadshow Dakwah Keliling Dunia - Lulu Susanti di Brunei Daarussalam
Lulu Susanti menjadi Model, Icon dalam product busana muslimah, Al Mia. Alhamdulillah, dalam setiap kegiatan dakwahnya baik off air maupun on air selalu memakai busana al Mia.
Lulu Susanti - Al Mia Fashion Muslimah
Lulu juga ingin mendapat pengalaman dalam berbisnis di bidang fashion. Bersama sepupunya, Zia membuka online shop. www.lulususanticollection.blogspot.com
Lulu Susanti sebagai bintang tamu dalam program HITAM PUTIH TRANS7
Lulu Susanti sebagai Juri Hafiz Indonesia RCTI
bersama Syeikh Ali Jaber dan Abi Amir Faishol Fath
Lulu Susanti sebagai Finalists WMA, World Muslimah Award 2014
Mendapat Penghargaan The Best Al Qur'an Recitation

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)