Sabtu, 27 Maret 2010

Taman Hati Setiap Kamis & Jumat 04.30 s/d 06.00 di TPI



21 komentar:

  1. As.Wr.Wb. Mendengar ungkapan ‘haji robana’ tadi pagi (01 April 2010) saya merasa sedih sekali karena banyak orang-orang tua disekitar saya di Jawa Tengah yang mengalami kesulitan untuk berdoa dengan bahasa Arab.
    Di kota saya, Semarang, saya melihat banyak orang-orang Islam yang telah memiliki syarat sah berhaji, tetapi tidak berani berangkat karena kesulitan mempelajari bahasa Arab. Umur mereka sudah lanjut, sementara belajar doa bahasa Arab perlu waktu lama, jika harus menunggu sampai fasih berdoa dalam bahasa Arab, jangan–jangan mereka tidak sempat lagi pergi haji karena ajal telah lebih dulu menjemput.
    Sementara secara finansial mereka telah mampu, dan semua syarat sah haji telah dimiliki, berarti berhaji menjadi wajib hukumnya baginya dan jika tidak dilaksanakan dia berdosa.
    Seorang kakak saya juga telah memenuhi syarat sah haji dan mampu secara finansial, tidak berani mendaftar haji karena takut jika sepulangnya dari haji tidak mampu berdoa dengan bahasa Arab dengan baik.
    Seorang teman tidak berani mendaftar haji karena merasa masih sering berbuat dosa, (entah dosa apa, manusia mana yang tidak punya dosa), padahal mampu dan memenuhi syarat sah haji.
    Saya merasa harus ada perubahan dalam cara pandang kita dalam melaksanakan perintah agama. Jangan sampai sesuatu yang bukan pokok justru menjadi prioritas sementara yang utama dan wajib menjadi terlewatkan.
    Pandangan bahwa seorang haji harus fasih berdoa dalam bahasa Arab memang idealnya demikian, namun itu bukan keharusan. Allah menciptakan manusia dengan beragam bahasa, dan pasti Dia Maha Mengetahui, bahasa apapun yang dipakai manusia. Artinya, haji yang berdoa dengan bahasa Arab ada nilainya, namun haji yang tak mampu berbahasa Arabpun, belum tentu lebih rendah nilainya. Siapa tahu yang tidak mampu berdoa dengan bahasa Arab justru lebih tinggi ketaqwaannya? Bukankah Allah Maha Adil dalam menilai?
    Umi yang dimuliakan Allah, karena Umi adalah panutan muslimah diseluruh penjuru negeri tercinta ini, please, jangan melontarkan cemooh untuk orang-orang yang telah susah payah membangun dirinya dalam melaksanakan perintah Allah. Hargai mereka, beri mereka semangat, dorongan dan dukungan, bukan celaaan, agar sekembalinya mereka dari tanah suci menjadi semakin giat belajar untuk melengkapi ketertinggalan mereka. Humor memang diperlukan untuk menarik minat pendengar, namun mencemooh sesama muslim tidak pernah dicontohkan Rasulullah S.A.W.
    Demikian, semoga TPI semakin jaya dengan Da’i – Da’iah yang terus meningkatkan mutunya. Amin.

    BalasHapus
  2. Saya dari sabah malaysia saya amat suka menonton rancangan tpi terutawassalamma rancangan taman ahti, sedekah dan banyak lagi setiap pai saya akan mengikutinya tahniah usaha lagi

    BalasHapus
  3. Afwan...kami penggemar hadroh majelis TAFDI..kapan hadroh Majelis TAFDI tampil di Taman Hati...katanya sudah Audisi...kami sudah tidak sabar menanti

    BalasHapus
  4. sekali-kali hadroh dong yang Tampil untuk msngisi selang waktunya

    BalasHapus
  5. Saya rio dari balikpapan, Saya paling suka qasidah moderen dulu ada nasida ria, kok sekarang ga pernah tampil di tv lagi ya, tolong dong tampilkan ditaman hati

    BalasHapus
  6. Saya mau kasih masukan kepada Umi dan neng Lulu, Begini : Kalo menjawab soal syariat, maka umi tolong sampaikan beberapa paham atau mazhab atau pendapat ulama. Karena misalnya seperti "Riba", itu ada 2 (dua) pendapat khususnya untuk bank konvensional yaitu : haram dan subhat denga alasan membandingkan antara manfaat dengan mandhorotnya. Bank konvensional itu manfaatnya lebih besar dari pada mandhorotnya, sehingga tidak bisa digolongkan kedalam riba. Bayangkan kalo kita hidup tanpa bank????? Tapi kalo sudah menyangkut transaksi derivatif (turunan) misalnya : ada jaminan surat berharga atau kemudian dibuatkan produk derivatifnya berupa produk obligasi, ini namanya buble economic (ini bisa haram karena berspekulasi tinggi).
    Tapi kalo bank memberikan bunga kredit hanya 1% perbulan kepada pengusaha yang menghasilkan laba 5%perbulan, apakah ini riba??? Si pengusaha ihlas lho dan dengan mendapatkan kredit maka usahanya maju (berarti manfaatnya lebih besar dari pada mandhorotnya gitu).
    Jadi kita tidak boleh menghakimi mengatakan itu riba/haram kalo kita tidak tau persis ilmunya????

    Wassalam

    Hamba Alloh SWT.

    BalasHapus
  7. assalamualaikum..wr, wb
    maaf mau nanya, gimana yah mau daftarin untuk tampil di tausiah di taman hati. tlg dong kasih infonya. kami dari ibu-ibu pengajian almubarokah, sumatera selatan kabupaten musi rawas.

    BalasHapus
  8. sitiramdayani@yahoo.coom4 Januari 2011 21.53

    Assalamualikum....Teh,
    kenepa komentar saya tidak pernah di respon????
    saya sangat memerlukan dukungan dan jalan keluar dari teteh dan ummi.tolong ya teh.....makasih.

    BalasHapus
  9. MPOK LULU SAYA PEMIRSA TAMAN HATI DI TUNIS, TUNISIA, SAYA SENANG BGT SAMA USTADZAH UMI DAN MPOK LULU YG MAHIR BERPANTUN BETAWI

    SAYA JG BRTAWI LOH, BETAWI KOTA, PS BARU

    SALUT BUAT MPOK BETAWI YG MENAWAN

    HELMI HELWANI, SALAM

    BalasHapus
  10. SEMOGA TETAP MENGUDARA

    BalasHapus
  11. assalamualaikum umi mau tnya sbnrnya setan yg namapak.,/menakut -nakuti itu da /tidak

    BalasHapus
  12. Assalamualaikum....wr,wb.

    kami kelompok qasidah Nurulfadillah,ingin sekali kami bisa ikut tampil di acara Taman Hati.Bagaimana cara mendaftar dan persaratannya. email dong ke qasidahnurulfadillah@yahoo.co.id

    BalasHapus
  13. marlin sulistyowati27 Mei 2011 14.19

    gimana cara mau ikutan ditaman hati mnc tv ??
    dari majelis talim ar raudah kedaung kali angke

    BalasHapus
  14. Assalamualaikum wr. wb.
    maaf mau tanya gimana caranya ikut hadir langsung di acara taman hati mnc tv. mohon informasinya kirim ke email at_in82@yahoo.co.id
    dari majelis ta'lim al muslimat wanita PUI cab. kadipaten majalengka.
    hatur nuhun.
    Wassalamualaikum wr. wb.

    BalasHapus
  15. tolong doa untuk segera bisa beli rumah.... jawaban agar dikirim ke alamat FB saya
    tkurniawati37@yahoo.com
    trimakasih Ummi, sy tunggu jawabannya

    BalasHapus
  16. bagaimana cara daftar ke taman hati

    BalasHapus
  17. Mnc tv keep on a good program.......it is the best religious program I've ever seen.....Mba lulu and umi is the best.....btw,today's guest is a very pretty girl as well....evie tamale.....love this much....

    BalasHapus
  18. Love this program much......such a good combination.....Mba lulu and umi......today's guest is pretty girl.....evie tamala....even better.....keep this good program mnc tv.....

    BalasHapus
  19. neng nunu sama umi quraita yang cantik, saya ingin sekali bertemu, krn saya tiap pagi dengerin umi, senang sekalii :)

    BalasHapus
  20. neng Lulu n Umi, saya Dewi Roe dari Amerika. saya selalu nonton taushiah melalu mivo TV internet.kalau saya mau bertanya melalui kotak di sini atau bagaimana caranya? terima kasih sebelumnya...

    Dewi Roe

    BalasHapus
  21. bunda, yanda dan sahabat2 semua.. terimakasih sudah berkunjung ke web saya :)
    Untuk kritik dan saran terimaksih, insyaAllah semoga berkah dan salam fastbiqul khoirot.

    terimaksih sahabat2ku sudh silaturahim di acara taman hati, semoga bermanfaat. keep spirit dakwah n ukhuwah :)

    bagi sahabat2ku yg ingin bertanya / hadir seni islam / jama'ah silahkan kirim lewat email. taman.hati@mnctv.com / fax. 8408919

    BalasHapus

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)