Selasa, 21 Juli 2009

KCB – Ketika Cinta Bulan Rajab

Allohumma baariklana fi Rajaba wasy Sya’ban wa balighna Romadhon..
Ya Alloh berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban. Dan pertemukanlah kami di bulan Romadhon.

Friend..
Alloh menetapkan peristiwa Isro Mi’raj terjadi di bulan Rajab, adalah mengingat bulan Rajab bulan yang mulia yang banyak mengandung kelebihan-kelebihan, dalam firman Alloh SWT dalam Al Quran surat At Taubah : 36 dijelaskan :

“ Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Alloh ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Alloh di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Alloh beserta orang-orang yang bertakwa.”

Yang dimaksud bulan 4 yang dihormati itu anatara lain : Rajab, Zul Qo’dah, Zul Hijjah dan Muharrom.

Friend..

Bangsa Arab terdahulu melarang orang-orang berperang pada bulan-bulan itu. Sehingga kalau ada seseorang yang bertemu dengan pembunuh Ayahnya pada 4 bulan tersebut, maka ia tidak akan melakukan pembalasan. Di zaman jahiliyah mereka menghormati 4 bulan tersebut sebagai warisan dari Nabi Ibrahim dan Ismail.
Dan mengenai larangan berperang pada bulan Rajab itu masih diteruskan di zaman permulaan Islam. Akan tetapi setelah turun firman Alloh dalam QS. Al Baqoroh : 191 larangan berperang pada bulan itu dicabut atau mansukh.

Friend..
Syaban Bulan Membersihkan Hati. Karenanya banyak Nabi yang menganjurkan supaya kita mengerjakan puasa sunah pada bulan ini. Dalam hadits riwayat Baihaqi dari Annas, bahwa Rosululloh SAW bersabda : “Di dalam syurga ada sebuah sungai yang dinamai Rajab. Airnya lebih putih dari susu, lebih manis dari manisan, lebih dingin dari salju. Orang yang berpuasa pada bulan Rajab akan diberi Alloh minuman air sungai itu.”
Hadits lain menurut riwayat Abu Qalabah, Rosululloh SAW bersabda : “Didalam syurga itu ada sebuah istana megah untuk orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab. Menurut Baihaqi, Abu Qalabah itu termasuk orang terkemuka di kalangan Tabi’in dan ia memperoleh keterangan dari ucapan Rosululoh sendiri.
Friend..
Imam Ahmad dan Imam Ibnu Abbas berpendapat hukum berpuasa makruh, bila dilakukan terus menerus pada bulan Rajab dan Sya’ban.
Abu Bakar Shidiq berkata : “Apabila lewat sepertiga malam jum’at pertama dari bulan Rajab, malaikat penghuni langit berhimpun dalam Ka’bah. Robb berfirman kepada mereka “Wahai para malaikat, mintalah apa saja yang kamu kehendaki.”
Mereka menjawab : “Kami mohon ya Robb, ampunilah dosa orang-orang yang mengerjakan puasa bulan Rajab.”
Alloh berfirman : “Ya, sudah Aku ampuni.”

Aisyah meriwayatkan bahwa, Rosululloh SAW bersabda : “Semua orang lapar pada hari kiamat, kecuali para Nabi dan keluarga mereka, dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya’ban dan Romadhon. Mereka itu semua kenyang, tiada lapar dan tiada haus. (Zubdatu War’izin)

Friend..
Semoga kita senantiasa diberi kemudahan untuk gemar beramal baik pada bulan Rajab, Sya’ban, Romadhon dan bulan-bulan lainnya. InsyaAlloh, dengan Rahmat-Nya dosa kita diampuni atas kebaikan yang kita lakukan. Amin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)