Rabu, 29 April 2009

Pintu Roja’Selalu Terbuka

Friend..
Jiwa manusia selalu diperebutkan antara kekuatan Haq (kebenaran) dan Bathil (kebathilan). Yup, itulah pilihan dalam kehidupan kebaikan atau keburukan. Keduanya bersaing, terkadang ruhani menang, bangkit menjulang, dan terkadang dikalahkan oleh kebathilan. So, ini dia yang perlu kita kemas dan kita lekas untuk membetulkan langkah yang keliru, mengobati penyakit dan membersihkan jiwa.

BTW.. Apa aja sih yang perlu kita perlu tau agar kita ‘melangkah dengan baik’ ?

Friend..
Alloh SWT amat sangat mengenal sekali tabiat dhu’f (kelemahan) makhluk-Nya. Maka dari itu, Ia tidak meletakan beban yang ada diluar kemampuan hamba-Nya. Alloh hanya ingin hambanya ‘melangkah dengan baik’ tatkala hambanya mulai menjauh dari-Nya, maka segera membersihkan diri dari noda-noda kesalahannya.
Indahnya gambaran kemurahan Alloh SWT, dalam sebuah hadits mengatakan :

“Alloh mengadahkan tangan-Nya pada suatu malam agar manusia yang melakukan kesalahan di waktu siang bertaubat. Dan menengadahkan tangan-Nya di waktu siang agar manusia yang melakukan kesalahan di waktu malam bertaubat.” (HR. Muslim & Nasa’i)

Friend..
Sungguh nggak ada alasan untuk kita yang selalu menunda-nunda taubat, memohon ampunan bahkan mengharap ridho-Nya, karena Alloh senantiasa stand by untuk hamba yang datang dan berharap pada-Nya.

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rosululloh bersabda : “Demi Dzat yang jiwaku ada pada kekuasaan-Nya, jika kalian tidak berdosa niscaya Alloh akan melenyapkan kalian dan niscaya Ia akan mendatangkan suatu kaum yang melakukan dosa, lalu mereka memohon ampunan dan Alloh mengampuni mereka.” (HR. Muslim)

Dalam sabda lain : “Sesungguhnya Alloh menerima taubat seorang hamba sebelum sakaratul maut.”

Friend..
Karena sifat Roja harus dimiliki oleh kita sebagai seorang muslim. Yakni sikap pengharapan maghfiroh Alloh SWT. Kebalikan dari itu adalah qunuth, dalam firman-Nya disebutkan :
“(Ibrahim) berkata : “Tidak ada orang yang putus asa dari rahmat Tuhannya kecuali orang-orang yang sesat.” (Al Hijr : 56)

Friend..
Ini juga perlu diingat lho, jangan sampai taubat yang kita lakukan adalah taubat sambel alias usai melakukan kesalahan, kemudian bertaubat, lalu melakukan kesalahan lagi dan lagi. (Duh.. neh dia yang dibilang kekosongan ruhani dan kematian pekerti). Hati-hati lho.. cause yang seperi ini termasuk dalam kelompok kafir karena senantiasa melakukan keburukan dan bergelimangan dosa. Alloh menjelaskan dalam QS. Al Waqi’ah : 45-46)
“Sesungguhnya sebelum itu mereka hidup bermewah-mewah dan terus menerus melakukan dosa besar.”

Friend..
Dalam Islam Roja nggak perlu ribet-ribet melalui birokrasi berupa ‘surat pengakuan dosa’ seperti agama Nasrani, mendatangi syeikh atau tempat keramat. Melainkan yang dibutuhkan hanyalah sikap Roja, kesadaran jiwa atas penyimpangan dan bertekad, upaya untuk tetap Tsabat (konsisten) di dalamnya.

Friend..
Roja juga harus ditetapkan dalam kondisi yang tetap. Ibarat seorang petani yang giat mencari lahan subur, menebarkan benih, mengairi sawah dan memelihara tanaman dari hama dan kerusakan, kemudian memohon pada Alloh agar usahanya mendatangkan hasil yang baik.
Demikian sepatutnya penempatan sikap Roja bagi setiap muslim, keimanannya, menyuburinya dengan amal sholeh dan senantiasa mawas diri dari segala sesuatu yang dapat merusak keimanannya, baru ia berharap penuh akan ampunan kepada Alloh SWT.

Friend..
Ini dia sikap yang akan mewariskan mental Mujahadah (kesungguhan) dalam beramal.
“Orang yang cerdik adalah yang merendahkan dirinya dan bekerja keras sebagai persiapan setelah mati. Sedangkan orang yang dungu adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya namun ia berharap kebaikan dari Alloh SWT.” (HR. At Turmudzi dan Ibnu Majjah).

Friend..
Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang merugi, yang mendzolimi diri kita sendiri namun tidak memohon ampun pada Alloh SWT. Bahkan termasuk kedalam golongan orang-orang yang sesat, yang putus dari Rahmat Alloh.

Oleh: Lulu Susanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)