Selasa, 17 Maret 2009

Cinta Untuk Rosululloh

“ Katakan jika kamu (benar-benar) mencintai Alloh SWT, ikutilah aku, niscaya Alloh mencintaimu (pula).” (Al Imron : 31)

Friend..
Sebagai seorang muslim, hendaknya kita mencintai Alloh dan Rosulnya melebihi cinta yang kita miliki. Mahabbah (kecintaan) terhadap Rosululloh SAW merupakan kecintaan terhadap Alloh juga. Kenapa sih Rosululloh harus kita cintai diatas manusia lainnya?

Friend..
Mencintai Rosululloh adalah haq (utama). Karena hanya Rosululloh SAW, manusia yang haq untuk dijadikan tauladan, ukuran serta sasaran cinta yang utama.
Percaya atau nggak percanya tapi ini adalah nyata bahwa para sahabat Rosululloh begitu rela berkorban sampai titik darah penghabisan demi membela ajaran yang dibawa Rosululloh yakni Islam. Mahabbah yang dimiliki para sahabat mampu menumbuhkan semangat pembelaan sampai pada pengorbanan jiwa mereka.

Friend..
Mau tau bagaimana rasa cinta para sahabat terhadap Rosululloh? Berikut kisahnya.

Dari ‘Urwah, Imam Baihaqi meriwayatkan, ketika kaum musyrikin mengeluarkan Zaid bin Datsinah dari tanah haram untuk dibunuh di kota Tan’im, di perjalanan ia berjumpa dengan Khubaib bin ‘Adi al-Anshar. Kemudian mereka berdua saling berwasiat tentang kesabaran dan keteguhan terhadap kekejian yang dilakukan orang-orang musyrik. Abu Sofyan, yang ketika itu masih musyrik berkata kepada Zaid bin Datsinah, “Kau sangat hina Zaid! Senangkah kau, seandainya kini Muhammad menggantikan kedudukanmu? Dengan dipenggal batang lehernya? Dan kau kembali bersama keluargamu?
“Demi Alloh, aku tidak akan senang kalau Nabi sekarang yang berada di tempatnya terkena duri sekalipun, sementara aku duduk bersama keluargaku!”. Jawab Zaid bin Datsinah.
Abu Sofyan berkata : “Tak pernah ku lihat seorang manusia mencintai manusia lainnya seperti para sahabat Muhammad mencintai Muhammad.”
Khubaib juga diberi pertanyaan yang sama dan menjawab, “Aku tidak senang Rosululloh menebusku walau hanya dengan duri yang melukai kakinya.”
Sungguh mengagumkan! Zaid dan Khubaib merasa lebih baik terbunuh di tangan lawan dari pada Rosululloh yang dicintainya mendapat luka walaupun hanya terkena duri.”

Friend..
Benar-benar nyata-kan? Kecintaan mereka terhadap Rosululloh yang patut kita teladani adalah mereka senantiasa ingin bertemu dengan Rosululloh karena begitu rindu pada Rosululloh.

Friend..
Ali Baghawi mengisahkan; Tsauban, adalah seorang yang amat cinta pada Rosululloh SAW namun sedikit kesabarannya, ketika berjumpa Rosululloh serta merta raut wajahnya berubah. Kemudian Rosululloh bertanya; “Mengapa rona wajahmu berubah Tsauban?” Jawabnya, “Saya tidak sakit ya Rosululloh, kecuali hanya jika saya tidak dapat memandangmu. Saya merasa begitu sepi dan dicekam rasa ketakutan yang luar biasa. Ketakutan dan kesepian itu baru hilang sampai saat saya berjumpa denganmu. Kemudian saya ingat akan akhirat, sayapun kembali diliputi oleh rasa takut kalau-kalau saya tidak dapat melihat engkau, karena engkau diangkat dan dikumpulkan dengan para Nabi lainnya. Sedangkan saya, jika saya masuk syurga mungkin saya tidak bisa tinggal dekat denganmu. Tetapi jika tidak masuk syurga, tentu saya tidak akan dapat memandangmu lagi selama-lamanya.”
Setelah itu, turunlah ayat Al Quran mengenai hal ini :
“Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (An Nisa : 69)

Friend..
Kecintaan seperti ini hanya pantas untuk Rosululloh saja. Cinta yang mendapat Ridho Alloh SWT. Mahabbah yang menghujam ke dalam qolbu. Begitu cintanya para sahabat pada Rosululloh melebihi rasa cinta pada dirinya dan keluarganya. Kecintaan yang amat kuat, sehingga keinginan menjaga dan membela bukan dibuat-buat. Akan tetapi satu gerak naluriyah yang didorong oleh rasa hormat yang tinggi.
“Tidaklah kami mengutus engkau melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (Al Ambiya : 107)


Lulu Susanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)