Sabtu, 18 Oktober 2008

Putihnya hati Bilal bin Ra’bah

Friend..

Pemuda ini punya kulit berwarna hitam, kalo bahasa inggrisnya ‘black’ (is’nt it?). Dia berasal dari kota Habasyah (sekarang Ethiopia). Tapi jangan salah, Bilal begitu cinta pada Alloh dan Rosulnya. Mau tahu bagaimana kisah indahnya?



Bilal itu adalah seorang budak dari majikan kaya yang bernama Umayyah. Umayyah ini adalah penyembah berhala. Makanya friend.., ketika Bilal mengikuti ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW yakni Islam, Umayyah langsung marah sampai akhirnya Bilal disiksa agar Bilal tidak mengikuti ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Friend.. Bilal benar-benar nggak mau keluar dari ajaran agama islam, TOP banget kan?

Friend..

Umayyah selalu memaksa Bilal keluar dari Islam dengan cara apapun. Pada siang yang terik, Bilal dipaksa memakai baju besi kemudian dikubur dalam pasir yang sangat panas hingga hanya kepalanya saja yang nampak. Kejam banget kan, Umayyah?
Ia pun sering dipaksa Umayyah untuk berbaring telentang di atas pasir yang sangat panas.

Belum lagi tubuh Bilal ditindih oleh batu yang sangat besar dan berat. Di lain waktu, Bilal diikat lehernya dan diseret ke kota Mekkah. Meski demikian, Bilal tetap bertahan seraya berucap "Ahad, Ahad."

Pernah suatu kali, akibat penyiksaan yang luar biasa kejam ini, Bilal pingsan. Ketika ia sadar kembali, ia menghadapi teriakan Umayyah yang memaksanya untuk keluar dari Islam. Dengan kejam Umayyah mengancam akan membunuhnya dengan menyiksanya kecuali ia tidak mengakui Muhammad SAW sebagai utusan Tuhan. Friend.., namun Bilal tetap kokoh dan bertahan dengan keyakinannya, yakni mengikuti ajaran yang dibawa oleh Rosululloh SAW.

Suatu hari, Abu Bakar berjalan melintasi tempat dimana Bilal sedang mengalami penyiksaan. Karena kasihan, Abu Bakar pun segera meminta Umayyah menjual Bilal kepadanya. Umayyah mematok harga yang sangat tinggi. Namun Abu Bakar tetap membayarnya.

Kemudian Bilal bekerja pada Abu Bakar. Setelah itu ia berhenti dan memutuskan membantu Rasulullah SAW menyebarkan ajaran Islam. Bilal juga menjadi pengawal Rasulullah SAW yang senantiasa siap membela Rasul.

Ketika Rasulullah pergi hijrah ke Madinah, Bilal termasuk yang ikut serta. Ia selalu menemani dan menjaga Rasulullah kemanapun, termasuk dalam setiap peperangan.

Muazin pertama yang dimiliki Islam adalah Bilal bin Ra’bah. Suara Bilal bin Ra’bah begitu merdu. Ia memiliki suara indah dan keras, sehingga bisa menjangkau jarak yang jauh.

Friend..

Bilal benar-benar hebat..!! Meskipun ia mempunyai kulit yang hitam legam, tapi hatinya putih, lantaran rasa cinta Bilal pada Alloh dan Rosululloh begitu besar. Bilal tak gentar menghadapi siksaan Umayyah, ia tetap menyebut asma Alloh SWT, ‘Ahad, Ahad, Ahad.’.

Friend..

Apakah kita sudah memiliki hati seperti Bilal bin Ra’bah??










4 komentar:

  1. Assalamu'alaikum Dai'ah lulu .... aku temennya dai'ah hanif fardian A. Oh iya aku minta fotonya di a dong... kamu punyakan ... coz dia sudah ga di pondok lagi ....kirim ke e-mailku aja ya ni alamatnya akangdede@gmail.com

    BalasHapus
  2. Assalamu'alaikum mbak lulu.
    Waah benar-benar nambah wawasan, apalagi jika sistem kufur sudah berganti dengan sistem syariah dengan tegaknya khilafah.

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaikum Lulu...
    hal trsbt mengingatkan kita sll ingat kepada Allah dan Rosulnya...dan sosok bilal adlh manusia yang benar-benar memilki prinsip hidupnya yang benar dan tak tergoyahkan dengan badai cobaan apapun...bilal bisa..knp kita selaku hamba dan ummatnya tidak bisa...pasti bisa..hal itu dikembalikan pada diri kita masing-masing...maukah kita berusaha seperti bilal..;))

    BalasHapus
  4. sahabat2ku... terimakasih ya sudah silaturahim di website saya. keep spirit ukhuwah ^_^

    akhi akang dede : wa'alaikumusalam.. iya daiah devi teman dakwah sewaktu di TPI dulu, hanya untuk sekarang2 ini beliau mash mondok jadi jarang bertemu.

    akhi thamrin : wa'alaikumussalam. terimaksih ya sudah silaturahim d mnctv taman hati, keep spirit dakwah n ukhuwah. semoga bermanfaat, dan ilmunya mudah untuk kita amalkan :)

    akhi Hafidz : wa'alaikumussalam.. iya, subhanalloh semoga kita dapat saling mengingatkan dalam kebaikan sehingga selalu termotivasi untuk meningkatkan cinta pada Allah dan Rosul, meningkatan amal badah dan slalu berbuat kebaikan :)

    BalasHapus

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)