Kamis, 18 September 2008

Sebab Kemenangan Perang Badar

Friend..
Dalam perang Badar pasukan Islam hanya memiliki sepertiga dari kekuatan musuh. Tetapi mengapa bisa meraih kemenangan? Ini yang menarik untuk kita ketahui bersama sebagai acuan diri kita agar menjadi insan yang disetiap saat senantiasa melakukan perubahan menuju arah kebaikan.
Friend..
Sewaktu Rosululloh menyampaikan dakwahnya, hanya sebagian kecil saja yang menerima. Mereka adalah orang yang dibukakan hatinnya dengan hidayah Alloh. Selebihnnya berada dalam kemusyrikan. Rosululloh dan para sahabatnnya menjadi sasaran dari kemarahan kaum Musyrikin, meraka mulai mengejek Rosululloh, menyksa, menteror, memboikot dan bahkan mengancam untuk membunuh.
Bagaimana dengan kaum Muslimin? Mereka tetap tabah, terhadap segala macam ancaman yang datang dari kaum Kafir. Sampai akhirnya kaum Muslimin diusir dari kampung halamannya. Dengan hati yang tabah Rosululloh dan kaum Mauslimin pindah ke Yatsrib (Madinah).
Friend..
Bagaimana sebab terjadinya perang badar?
Pangkal terjadinya adalah ketika kaum Kafir Quraisy serta kaum Munafiq termakan oleh hasutan kaum Yahudi. Ada dua orang yang sombong yang menjadi provokator para penduduk untuk menyerbu Madinah.
Awalnya Rosululloh belum menanggapi kaum Kafir Quraisy. Barulah setelah Alloh SWT memerintahkan untuk berperang, maka Rosululloh menyeru kaum Muslimin untuk berperang.
Friend..
Rosululloh yang menjadi panglima parang mengetahui bahwa jumlah musuh lebih banyak. Pada malam jum’at, tanggal 11 Ramadhan tahun kedua Hijriyyah memohon doa pada Alloh SWT agar kaum Muslimin dimenangkan. Alloh mengabulkan doa Rosululloh, serangkaian pertolongan Alloh bermunculan antara lain diawali dengan turunnya hujan di malam hari yang membawa rahmat bagi kaum Muslimin, sebaliknnya menjadi malapetaka banjir terhadap musuh-musih islam.
Perang pun berlangsung dengan keadaan yang tidak seimbang. Pihak Musyrik Quraisy berkekuatan sekitar 1000 tentara dengan ,mengendarai 300 ekor kuda dan 700 ekor unta. Mereka juga menggenggam senjata yang sangat lengkap dan logistik yang memadai. Sebaliknnya kaum Muslimim hanya berkekuatan 313 tantara, 2 ekor kuda dan 70 ekor unta secara bergantian. Sedangkan senjata yang dibawa seadanya dan logistik secukupnya.
Friend..
Meski demikian, Alloh sengaja membuktikan bahwa pasukan yang memiliki kekuatan pasukan yang besar, tidak selamanya mampu mengalahkan pasukan yang jauh lebih kecil tapi militan.
Dengan pertolongan Alloh semata, akhirnya pasukan besar yang menolak kehadiran Islam berhasil dikalahkan oleh pasukan Islam yang sedikit tapi bersih.
“Dan sesungguhnya Alloh telah menolongmu dalam (perang) Badar sedang jumlahmu sangat sedikit. Karena itu takutlah kepada Alloh agar kamu dapat berterimakasih.” (QS : Al Imron : 123)
(Penulis. Daiah Lulu Susanti)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda untuk sekedar saran, kritik dll.

Anda suka dengan artikel Lulu masukan Email anda untuk berlangganan (Gratis):

Delivered by FeedBurner


http://www.o-om.com Did You Know... »» (?)